Peresmian New Priok Ditunda Hingga Januari 2016

Bisnis.com, JAKARTA—Peluncuran perdana Container Terminal 1 New Priok, Kalibaru, Pelabuhan Tanjung Priok yang direncanakan pada akhir tahun ini, terpaksa diundur hingga Januari mendatang akibat terkendala masalah aliran listrik dan akses jalan yang belum kelar.

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II R.J. Lino mengungkapkan soft launchingnya yang rencananya akhir tahun karena masalahnya listrik belum masuk ke sana sehingga diundur hingga Januari.

“Kalau terminalnya sudah jadi. Itu tadi ada sedikit masalah dengan listrik dan akses jalan. Jadi untuk akses jalan, masyarakat situ terganggu dengan adanya pembangunan tetapi sekarang sudah selesai,” jelasnya kepada Bisnis, pekan lalu (25/10).

Kendati sedikit terkendala, full operation CT1 New Priok masih tetap dalam jadwal yakni pada Juli 2016 mendatang. Saat ini, Lino menjelaskan perusahaan tengah memproses tahap lanjutan dari tender untuk CT 2 New Priok yang pengumpulan proposalnya akan dilakukan pada pertengahan November mendatang.

Setelah melewati tahap pertama, tender CT2 menyisakan tiga konsorsium yakni konsorsium Mitsui & Co. Ltd, PSA Singapore dan NYK Line; China Merchant Group, Cosco dan China Shipping Container Lines; dan konsorsium Ports America, Port of Rotterdam dan perusahaan asal Taiwan.

Untuk tahapan kedua ini, Lino mengaku Pelindo II akan mencari penawar dengan nilai tertinggi, tanpa persyaratan yang mengharuskan calon operator kontainer terminal mampu menarik masuk kapal dari perusahaan pelayaran besar.

“Kalau sekarang Terminal 2 & 3, saya tidak perlu itu lagi. Uang saja yang paling besar. Yang paling besar kasih ke kita, itu yang kita ambil, karena kalau ada satu kapal yang masuk ke kita kapal lain pasti ikut. Saya tidak usah buat itu jadi persyaratan,” tegas Lino.

Menurut Lino, persyaratan kemampuan menarik masuk jaringan kapal besar sudah ditekankan pada persyaratan bagi operator CT1, Mitsui & Co. Ltd.

Source : www.industri.bisnis.com

About the Author
Theo Wibisono