Lewat Pelabuhan New Priok, Antrean Truk Kontainer Butuh Setengah Jam

Jakarta, Pemerintah optimistis, beroperasinya Pelabuhan New Priok atau dapat mempercepat arus keluar masuk barang di pelabuhan. Pelabuhan ini bisa memberikan alternatif pelabuhan selain Jakarta International Container Terminal (JICT).

Juli 2016 nanti, New Priok Container Terminal 1 (NPCT 1) akan mulai dioperasikan untuk pelayaran domestik dan internasional. Lewat beroperasinya NPCT 1, diperkirakan arus keluar masuk truk pengangkut barang bisa dipersingkat jadi setengah jam, dari sebelumnya di JICT memakan waktu sampai 1 jam.

“NPCT 1 paling setengah jam bisa cepat keluar, sehingga tidak berlama-lama. Di JICT satu jam, di sini saya harapkan setengah jam untuk receiving delivery-nya,” tutur Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Bay Hasani, di Pelabuhan New Priok, Jakarta Utara, Jumat (27/5/2016).

Beroperasinya Pelabuhan New Priok juga dapat mengurangi kepadatan di Pelabuhan Tanjung Priok. Para pengusaha yang ingin melakukan ekspor maupun impor dapat mengalihkan sebagian pengiriman barangnya ke Pelabuhan New Priok.

“Dengan beroperasinya New Priok Container Terminal 1 paling tidak jangka pendek manfaatnya untuk kelancaran, karena kalau sekarang peralihan dulu dari JICT (Jakarta International Container Terminal) beralih ke NPCT 1,” jelas Bay. Pihaknya juga sangat mengapresiasi akan beroperasinya Pelabuhan New Priok. Terlebih lagi rencana pengoperasian pelabuhan ini sedikit lebih cepat dibandingkan dengan target Agustus mendatang.

“Kami sangat mengapresiasi terbangunnya Pelabuhan New Priok yang direncanakan Agustus 2016 sesuai dengan rencana yang telah kami janjikan. Ini realisasi perjanjian konsesi antara Otoritas Pelabuhan dengan Pelindo II,” tutup Bay.

Source : www.finance.detik.com