PPI Berikan Penyuluhan ‘Kampanye Kesadaran Bahaya Narkoba & HIV AIDS’

Jakarta, 5 Agustus 2019 – Narkoba sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba memerlukan kerja sama banyak pihak. Masyarakat sebagai aktor utama penggerak di lapisan terbawah, diharapkan dapat memberikan pengaruh positif di lingkungan masyarakat. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) tahun 2018, sebanyak 7.403 orang terindikasi penyalahgunaan narkoba dan DKI Jakarta merupakan provinsi tertinggi dalam penyalahgunaan narkoba.

Melihat data BNN tersebut, PT Pengembang Pelabuhan Indonesia (PPI) kembali mengadakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Kampanye Kesadaran Bahaya Narkoba & HIV AIDS ‘Gue Ngehitz, Gue Pilih Sehat’ ke lima sekolah tingkat menengah pertama dan menengah atas di wilayah Jakarta Utara.

Corporate Secretary & Stakeholder Relation PT PPI Dini Endiyani secara resmi membuka program Kampanye Kesadaran Bahaya Narkoba & HIV AIDS tahun 2019 di SMP 23, Jakarta Utara. PPI bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Komisi Penanggulangan AIDS DKI Jakarta dalam mengadakan penyuluhan bahaya narkoba yang erat hubungannya dengan ancaman penyakit HIV AIDS.

Pada kegiatan kampanye ini, sekitar 8 karyawan PPI, 1 karyawan PT Akses Pelabuhan Indonesia (API) dan 2 karyawan PT Menara Maritim Indonesia (MMI) partisipasi menjadi volunteer bersama dengan 30 siswa terpilih memberikan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan penyebaran HIV/AIDS.

Corporate Secretary & Stakeholder Relation PT PPI Dini Endiyani berkomentar, “Melalui Kampanye Kesadaran Bahaya Narkoba & HIV AIDS ini, para siswa bisa memperoleh informasi lengkap tentang bahaya Narkoba dan penyakit HIV AIDS sehingga mereka dapat mengantisipasi pencegahannya. Program CSR ini merupakan aspirasi kami di mana PPI dapat berkontribusi dalam mencegah penyebaran pemakaian narkoba dan turut serta membangun generasi muda yang sehat.”